Thinking is the First Step of Writing

Galau Akademik

“Jadi apa yang harus disiapkan soal perkuliahan disana, Sa?”

Itu salah satu pertanyaan dari seorang teman yang bulan januari ini akan menjejakkan kaki di Australia. Pertanyaan ini belum lama saya terima. Maka saya masih ingat jelas jawaban yang saya berikan “lebih baik dikosongkan pkirannya mas, biar menerima pelajarannya juga leluasa.” Jawaban ini tentunya tidak dapat diartikan dalam makna harfiah. Bukan, bukan soal bongkar isi kepala terus melempar otak untuk makanan zombie. Yang saya maksud adalah cara belajar dan materi-materi yang saya dapat disini jauh berbeda dari yang pernah saya pelajari sebelumnya. Kadang lebih dari sekedar update, kadang bertolak belakang sampai-sampai saya merasa yang selama ini saya pelajari benar-benar tidak ada artinya.

Humm, mungkin masih terbawa shock dengan hasil semester kemarin yang dapat dibilang kurang memuaskan. Kurang dua point dari point minimal yang harusnya saya raih. Stress? Yep. Tapi ada perasaan yang lebih parah yang katanya akan banyak dirasakan siswa di awal masa belajarnya. sebuah perasaan yang kalau disimpulkan kira-kira seperti ini “Gue bego banget apa ya?!”

Perasaan marah pada diri sendiri itu mungkin muncul karena saya gagal di mata kuliah utama dimana saya menulis tentang hal yang sudah saya pelajari selama dua tahun belakangan. Menurut feedback yang saya dapatkan, saya belum menguasai konsep dari materi yang saya tulis. Disanalah kemudian saya merenungkan kembali jawaban yang saya berikan pada teman saya tentang mengosongkan pikiran. Mungkin saya belum cukup mengosongkan pikiran untuk menerima konsep yang diberikan yang berimbas pada hasil yang kurang maksimal. Namun suara kecil dibelakang kepala saya mulai bertanya. Apa benar saya harus mengosongkan pikiran? Apa sebenarnya maksud dari “mengosongkan pikiran”? Huff… Tiba-tiba jadi sedih.

Anyway, jadi apa yang harus disiapkan tentang perkuliahan? Mbuh. Saya sendiri masih mencari jawabannya.

Salam,

Sasa

penderita kegalauan akademik

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: